Tampilkan postingan dengan label Alat-alat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat-alat. Tampilkan semua postingan

PRINSIP KERJA PENANGKAL PETIR

Petir merupakan sebuah fenomena alam yang kerap kita saksikan pada saat musim hujan. Sebelum membaca lebih jauh pada artikel ini, bantuk kami dengan mengklik gambar di samping. Fenomena ini telah diamati oleh para pendahulu kita sejak saman dahulu. Namuan pemanfaatan dari petir itu sendiri masih belum maksimal.  dalam sejarah yunani kuno, mereka memiliki dewa patir (zeus). Terdapat banyak anggapan terkait mengenai petir. Petir sering di ibatarkan pertanda pertarungan antara mahluk langit, kemurkaan para dewa, dan pertanda datangnya hujan. Belakangan ditemukan penelitian bahwa petir merupakan perbedaan potensial yang sangat tinggi di dalam awan.

PRINSIP KERJA PENANGKAL PETIR

Proses Terjadinya Petir

Terdapat dua tori yang dapat menjelaska petir secara ilmiah, yaitu:

1. Gesekan antar awan

Pada proses terjadinya petir di awan, teori ini berasumsi bahwa pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainnya . Dari proses ini terlahir electron-electron bebas bermutan negatif yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.
Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi. kedua teori ini mungkin masuk akal meski kejadian sebenarnya masih merupakan sebuah misteri.
Petir yang menyambar bumi diakibatka karena adanya sifat konduktor dari bumi itu sendiri untuk menyerap medan listrik. Coba bayangkan jika bumi tidak dapat menyerap medan listrik yang timbul di awan. Pastinya kita akan diteror setiap hari oleh petir.


2. Proses ionisasi

Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan kejadian Ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan perubahan padat (es) menjadi cair dan pada tahap pembekuan ini mencapai suhu dibawah 0 derajat yaitu antara -10 sampai -14 derajad celcius
Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial cukup besar untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.

Macam-macam Penangkal Petir

Alam selalu menampakkan kemurkaannya yang begitu dahsyat, terkadang fenomena alam yang sering terjadi dapat menelan korban yang sangat banyak. Namun berbeda dengan petir, korban akibat sambaran petir tidak sebanyak korban akibat bencana alam seperti letusan gunung berapi, tsunami, longsor, dan banjir. Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam,atau setidaknya menghidarinya, salah satunya adalah Sambaran Petir. dan metode yang pernah dikembangkan:

1. Penangkal Petir Kovensional / Faraday / Frangklin

Kedua ilmuan diatas Faraday dan Frangklin mengetengahkan system yang hampir sama , yakni system penyalur arus listrik dengan menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding. Sedangkan system perlindungan yang dihasilkan ujung penerima / Splitzer adalah sama pada rentang 30 ~ 45 ‘ . Perbedaannya adalah system yang dikembangkan oleh Faraday bahwa Kabel penghantar terletak pada sisi luar bangunan dengan pertimbangan bahwa kabel penghantar juga berfungsi sebagai penerima sambaran, dan bentuknya Berupa sangkar elektris atau biasa disebut sangkar Faraday.

2. Penangkal Petir Radio Aktif


Penelitian terus berkembang dan dihasilkan kesimpulan bahwa petir terjadi karena ada muatan listrik di awan dihasilkan oleh proses ionisasi , maka penggagalan proses ionisasi di lakukan dengan cara memakai Zat beradiasi misl. Radiun 226 dan Ameresium 241 , karena 2 bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang bisa menetralkan muatan listrik awan.
Sedang manfaat lain adalah hamburan ion radiasi akan menambah muatan pada Ujung Finial / Splitzer dan bila mana awan yang bermuatan besar tidak mampu di netralkan oleh zat radiasi kemudian menyambar, maka akan condong mengenai unit radiasi ini . Keberadaan penangkal petir jenis ini sudah dilarang pemakaiannya , berdasarkan kesepakatan internasional dengan pertimbangan mengurangi pemakaian zat beradiasi dimasyarakat yang disinyalir mempunyai efek negatif pada lingkungan hidup dan kesehatan.

3. Penangkal Petir Elektrostatic

Prinsip kerja penangkal petir Elektrostatik mengadopsi sebagian system penangkal petir Radioaktif , yakni menambah muatan pada ujung finial / splitzer agar petir selalu memilih ujung ini untuk disambar . Perbedaan dari sisten Radioaktif dan Elektrostatik ada pada energi yang dipakai. Untuk Penangkal Petir Radioaktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat beradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatik energi listrik dihasilkan dari Listrik Awan yang menginduksi permukaan bumi.

Prinsip Kerja Penangkal Petir

1. Mekanisme Kerja

Ketika awan bermuatan listrik melintas diatas sebuah bangunan yang terpasang penangkal petir neoFlash, maka elektroda penerima pada bagian samping NeoFLASH ini mengumpulkan dan menyimpan energi listrik awan pada unit kapasitornya . Setelah energi ini cukup besar maka dilepas dan diperbesar beda potensialnya pada bagian Ion Generator.
Pelepasan muatan listrik pada unit Ion Generator ini di picu oleh sambaran, yakni ketika lidah api menyambar permukaan bumi maka semua muatan listrik di bagian ion generator dilepaskan keudara melalui Central Pick Up agar menimbulkan lidah api penuntun keatas ( Streamer leader ) untuk menyambut sambaran petir yang terjadi kemudian menuntunya masuk kedalam satu titik sambar yang terdapat unit Neoflash ini.

2. Kerja Simultan

Pada unit Penangkal Petir NEOFLASH secara simultan bekerja bergantian dari masing-masing unit penerima induksi , jumlahnya tergantung dari tipe dan modelnya. Bekerjanya secara bergantian dimana bila salah satu bagian unit melepaskan muatan ke udara / streamer maka ada bagian lain yang dalam proses pengisian muatan awan.
Tentu akurasi dan kemampuan Penangkal Petir NeoFlash masih tergantung dari 2 hal pendukung instalasi, yaitu:
1. Kabel Penghantar harus minimal 50 mm
2. Grounding maksimal 5 Ohm
Bila 2 syarat pendukung ini sudah terpenuhi maka kemampuan penangkal petir neoflash akan maksimal.

Referensi:
http://www.prinsipkerja.com/wp-comments-post.php

PRINSIP KERJA MOTOR LISTRIK

Salam hangat bagi teman-teman yang masih setia belajar tentang fisika dan teknik hingga saat ini. Hingga saat ini manusia masih sangat bergantung dengan kegunaan alat-alat dan mesin sebagian alatabantu untuk meringankan pekerjaan sehari-hari. Pada kesempatan ini kita akan fokus membahas tentang prinsip kerja   motor listrik. Sebelum melanjutkan kegiatan membaca anda, bantu kami untuk klik gambar di samping. Tentu saja teman-teman sudah tak asing lagi dengan kata "motor". Namun dalam artikel ini kita tidak akan membahas tentang "sepeda motor" melainkan motor listrik. Tidak usah berlama-lama, kita langsung saja membahas  prinsip kerja motor listrik ini.

Apa itu motor listrik?


Motor listrik merupakan seperangkat alat elektromagnetis yang merubah energi listrik menjadi energi kinetik. Namun ada juga mesin yang berfungsi sebaliknya, alat ini disebut generator dan dinamo. Jadi jangan samakan antara motor listrik dengan generator dan dinamo. Energi yang dihasilkan oleh motor listrik yang disebut energi mekanik (gerak) berfungsi menggerakkan(memutar) impaller pompa, kipas angin, fan atau blower, menggerakkan kompressor, mesin cuci, penyedot debu, dan lain sebagainya.
Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrikasinkron, dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial(inch), dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupunkiloWatt (kW).

Bagaimana prinsip kerja motor listrik?


Pada motor listrik diketahui bahwa mesin ini berfungsi mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan mengubah energi listrik menjadi magnet yang sering kita sebut dengan elektromagnetik. Pada teori elektromagnet diketahui bahwa jika dia buah kutub magnet yang sama maka akan saling tolak menolak dan jika berbeda maka akan saling tarik menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap.

Nah, pada semua alat yang disebutkan di atas menerapkan prisip kerja motor listrik yang telah dijelaskan. Prinsip ini sangat berguna untuk menggerakkan alat yang sifatnya berputar.

Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Motor_listrik
http://zonaelektro.net/motor-listrik/

PRINSIP KERJA INTERFEROMETER MICHELSON

Prinsip Kerja Interferometer Michelson-----Sebelum berbicara mengenai Prinsip kerja Interferometer Michelson ada baiknya kita mengetahui alasan mengapa Albert A. Michelson (1852-1931) merancang sebuah alat yang dinamakan Interferometer Michelson. Berawal dari asumsi-asumsi ilmuan saat itu bahwa gejala gelombang secara umum didefenisikan sebagai rambatan gangguan periodik melalui suatu zat perantara. Sebelum melanjutkan kegiatan membaca anda, bantu kami untuk klik gambar di samping. 

 "Dengan cara apakah perambatan gelombang ini berlangsung?" bergantung pada gaya yang bekerja antarpartikel zat perantaranya. Oleh karena hal tersebut, timbul sebuah pertanyaan besar dikalangan ilmuan. Ilmuan saat itu beranggapan bahwa cahaya bersifat sebagai gelombang dan gelombang sendiri memerlukan zat perantara agar dapat merambat, namun ruang angkasa adalah sebuah ruang hampa. Setelah waktu berlalu seorang ilmuan bernama Maxwell menjawab pertanyaan ini. Maxwell berhasil memperlihatkan bahwa kehadiran gelombang elektromagnet diramalkan berdasarkan persamaan-persamaan elektromagnet klasik, para fisikawan saat itu berlomba-lomba melakukan percobaan untuk memperlajari sifat zat perantara yang berperan bagi perambatan gelombang elektromagnet ini. Pelajari juga tentang Gelombang cahaya (gelombang elektomagnet) di sini.

Sekian waktu berlalu maka ditemukan bahwa zat yang menjadi perantara gelombang elektromagnet adalah Eter, namunkarena zat ini belum pernah termati dalam percobaan, maka dipostulatkan bahwa ia tidak bermassa dan tidak tampak tetapi mengisi seluruh ruang dan fungsi satu-satunya dari eter adalah merambatkan gelombang elektromagnet.

konsep eter ini benar-benar menarik perhatian karena sekurang-kurangyadua alasan berikut:
1. Sulit untuk membayangkan bagaimana sebuah gelombang dapat  merambat tampa memerlukan zat perantara. Contoh: gelombang air tampa air,
2. pengertian dasar eter ini berkaitan erat dengan gagasan Newton tentang ruang mutlak--eter.

Percobaan yang kemudian membuktikan kehadiran eter di dalam ruang kosong adalah percobaan seorang fisikawan Amerika Albert A. Michelson dan E.W. Morley. Percobaan ini menggunakan alat yang dirancang khusus untuk membuktikan kehadiran eter. Berikut adalah gambarnya:
PRINSIP KERJA INTERFEROMETER MICHELSON
Gambar di atas adalah gambar atau skema sebuah interferometer Michelson. Agar lebih jelas kami akan menjelaskan prinsip kerja interferometer michelson. Berikut adalah pernjelasan mengenai prinsip-prinsi dari gambar di atas.

Seberkas cahaya dari sumber S dipisahkan menjadi dua berkas dititik A. Berkas yang satu dipantulkan oleh cermin di B, sedangkan yang lainnya di C. Kedua berkas tersebut kemudian diperpadukan kembali untuk diamati interferensinya. Untuk meningkatkan kepekaanya cermin-cermin disusun sedemikian  rupa sehingga kedua berkas cahaya melintasi masing-masing lengan peralatan ini sebanyak delapan kali, ketimbang hanya dua kali.

Referensi:
Modern Physics- Kenneth Krane

KENAPA LAMPU BISA BESINAR?

Kenapa lampu bisa bersinar atau bercahaya? hal semacam ini yang sering kita lupakan. Mengapa demikian? keunikan suatu hal akan menjadi kurang ketika hal tersebut tidak lagi menjadi sesuatu yang unik atau telah familiar bagi kita. Sebelum lanjut membaca artikel ini, bantu kami klik gambar di samping.  Namun ternyata kita tidak tahu apa dan kenapa hal tersebut bisa terjadi. Ilmu fisika hadir untuk mengkaji dan menemukan konsep konsep sederhana namun berguna bagi kelangsungan hidup manusia dan alam sekitarnya.

Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan "mengapa lampu bisa bersinar atau mengeluarkan cahaya?" berdasarkan ilmu fisika. Lampu telah menjadi hal yang sering kita jumpai dan hampir semua manusia telah menggunakan lampu sebagai sumber penerangan. Namun bagaimana itu bisa terjadi?

Mari kiat lihat dari kaca mata sejarah. Pada tahun 1880, seorang Inggris yang bernama Humphry Davy melakukan eksperimen-eksperimen tertentu dengan tenaga listrik. Pada masa beliau alat penyimpan listrik atau baterai telah ditemukan, tetapi baterai itu sangat lemah. 

Ia menghubungkan kawat-kawat ke ujung-ujung baterai dan menempelkan sepotong karbon pada masing-masing dari ujung-ujung kawat yang bebas. Dengan menyentuh dua potong karbon bersama-sama dan menariknya agar terpisah, ia menghasilkan cahaya yang mendesis.

Ini dinamakan "busur listrik", tetapi ini adalah bukti pertama bahwa cahaya listrik itu dapat dibuat. Davy juga mengganti dua potong karbon dengan kawat platina tipis yang menghubungkan kedua ujung kawat yang menuju kepada baterai. Ketika arus listrik melewati kawat platina itu, kawat menjadi panas dan mulai berpijar dan menghasilkan cahaya!

Kesulitan dengan cahaya-cahaya listrik sederhana ini adalah bahwa sumber tenaga listrik tidak cukup kuat. Jadi seorang murid Davy, Michael Faraday, mengadakan eksperimen yang mengarah kepada pengembangan generator-generator listrik. Dengan menggunakan mesin-mesin uap untuk menggerakkan generator-generator itu, ditemukan sumber-sumber tenaga listrik yang lebih baik. Sementara itu, di Amerika Serikat, Thomas Edison mengadakan eksperimen dengan benang-benang karbon tipis. Ketika benang karbon, atau filamen, dipanaskan dengan mengalirkan arus listrik kepadanya, benang itu berpijar. Jika ini dilakukan di udara, karbon itu sendiri akan membakar.  Jadi, Edison menaruhnya di dalam bola lampu kaca dan mengeluarkan udara dari dalamnya. Karena tidak ada oksigen di dalam bola lampu itu, karbon tidak dapat membakar. 

Bola lampu itu berpijar dengan terang dan padam secara sangat perlahan-lahan. Sekarang kita mempunyai lampu pijar listrik yang menghasilkan cahaya yang sangat terang.
Tetapi para ilmuwan mengetahui bahwa semakin filamen dipanaskan, semakin kuat cahaya yang dihasilkan. Jadi mereka mencari bahan-bahan yang dapat dipanaskan sampai suhu-suhu tinggi tanpa mencair. 



Salah satu dari bahan-bahan ini adalah tantalum, sebuah logam yang mencair pada suhu 5.160 derajat Fahrenheit. Logam itu diubah menjadi kawat-kawat halus dan digunakan untuk filamen-filamen lampu pada tahun 1905.

Sebuah logam yang bahkan lebih baik untuk filamen adalah tungsten, karena logam itu mencair pada suhu 6.100 derajat Fahrenheit. Pada mulanya tidak seorang pun yang dapat mengubah tungsten menjadi kawat dan memerlukan waktu selama bertahun-tahun untuk mengembangkan proses ini. 
Sekarang, lampu-lampu filamen tungsten adalah lampu-lampu yang paling banyak digunakan dan kira-kira 1.000.000.000 dari lampu-lampu itu dibuat di Amerika Serikat setiap tahunnya!

CARA MENGHASILKAN ENERGI DENGAN DINAMO MOTOR LISTRIK

Sahabat sekalian yang senantiasa mencari ilmu demi menambah ilmu dan mengasah kemampuan individu secara continue. Sebelum melanjutkan membaca bantu kami klik gambar di samping. Pada abad 18 motor telah di temukan dan dikembangkan hingga saat ini. perkembangan motor ini juga berdampak pada lingkungan sekitar kawan-kawan namun dekade ini telah ditemukan motor yang digerakkan dengan listrik. Pada kesempatan ini kita akan membahas alat yang dapat menggerakan motor tampa menggunakan BBM. Salah satu alat yang paling sering dibicarakan adalah dinamo motor listrik. 
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron, dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch), dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW).
Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya, sebagai standar di EU, pembagian kelas ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien, paling sedikit memboroskan tenaga, sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU, sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak, sehingga lebih mencemari lingkungan.
Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1, ini adalah sebuah standar yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik. Ada banyak pabrik elektrik motor, tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC 34-1 dan juga mengikuti arahan level efisiensi dari EU.
Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual, banyak negara berkembang manjdi pasar untuk produk ini, yang dalam jangka panjang memboroskan keuangan pemakai, sebab tagihan listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya.
Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi ini adalah CEMEP, sebuah konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama, dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencemaran karbon secara global, karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik.
Sebagai contoh, dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik, jadi memakai elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi, sehingga menaikkan daya saing produk, apalagi dengan kenaikan tarif listrik setiap tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya menjadi keharusan.
Prinsip kerja motor listrik
Pada motor listrik tenaga listrik diubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan mengubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnet. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap.
Berdasarkan percobaan Michael Faraday (1791-1867), ditunjukkan bahwa gerakan magnet di dalam kumparan menyebabkan jarum galvanometer menyimpang. Jika kutub utara magnet digerakkan mendekati kumparan, jarum galvanometer menyimpang ke kanan. Jika magnet diam dalam kumparan, jarum galvanometer tidak menyimpang. Jika kutub utara magnet digerakkan menjauhi kumparan, jarum galvanometer menyimpang ke kiri. Penyimpangan jarum galvanometer tersebut menunjukkan bahwa pada kedua ujung kumparan terdapat arus listrik. Peristiwa timbulnya arus listrik seperti itulah yang disebut induksi elektromagnetik. Adapun beda potensial yang timbul pada ujung kumparan disebut gaya gerak listrik (GGL) induksi. Terjadinya GGL induksi dapat dijelaskan seperti berikut. Jika kutub utara magnet didekatkan ke kumparan. Jumlah garis gaya yang masuk kumparan makin banyak. Perubahan jumlah garis gaya itulah yang menyebabkan terjadinya penyimpangan jarum galvanometer. Hal yang sama juga akan terjadi jika magnet digerakkan keluar dari kumparan. Akan tetapi, arah simpangan jarum galvanometer berlawanan dengan penyimpangan semula. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyebab timbulnya GGL induksi adalah perubahan garis gaya magnet yang dilingkupi oleh kumparan. Menurut Faraday, besar GGL induksi pada kedua ujung kumparan sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik yang dilingkupi kumparan. Artinya, makin cepat terjadinya perubahan fluks magnetik, makin besar GGL induksi yang timbul. Adapun yang dimaksud fluks magnetik adalah banyaknya garis gaya magnet yang menembus suatu bidang.

CARA KERJA PRAKTIS KINCIR ANGIN

Cara kerja praktis kincir angin----Para sahabat browser sekalian yang mencintai ilmu pengetahuan. Pada artikel kali ini kita akan membahas tuntas mengenai cara kerja praktis kincir angin. Kita ketahui bahwa kincir angin telah ada sejak dahulu kala. Sebelum melanjutkan membaca bantu kami klik gambar di samping

Pada awal, kincir angin digunakan oleh masyarakat Belanda untuk memompa air. Hal ini dikarenakan lokasi geografis Belanda sangat rendah bahkan lebih rendah dari permukaan laut. Hal inilah yang menyebabkan pengembangan kincir angin di Belanda sangat berkembang. Selain menggunakan kincir angin sebagai pompa air kincir angin juga digunakan sebagai penggiling tepung. Itulah fungsi kincir angin zaman dahulu. Saat ini, kincir angin digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin karena dapat mengurangi beban listrik hingga 50% atau 80%. 
Pada dasarnya Struktur kincir angin terdiri dari 2 atau 3 bilah kipas yang terhubung kesebatang poros. Bilah-bilah tersebut digunakan untuk mengumpulkan energi angin yang mengalir di sekelilingnya. Sementara poros disambungkan dengan kabel ke generator, yang kemudian dihubungkan ke baterai. Generator juga disebut inti dari mekanisme ini, karena generatorlah yang mengubah energi yang terkumpul yang kemudian dihubungkan dengan sistem listrik.

Cara Kerja Praktis Kincir Angin
Pertama: kincir angim memperlambat keepatan angin dengan menggunakan bilah, yang cara kerjanya serupa dengan baling-baling pesawat. setelah angin mengalir disekeliling bilah, maka bilah mengumpulkan energi kinetik, energi kinetik inilah yang menggerakkan bilah. Bilah yang terhubung dengan poros mulia bergerak pelan dan kemudian mengirimkan banyak tenaga pemutar ke gearbox.
Gearbox kemuidan menyesuaikan tenaga pemutar ini, dan sebagai pengganti berputar secara pelan dengan banyak tenaga disetiap putaran, putaran menjadi semakin cepat dengan demikian  lebih sedikit tenaga di setiap putarannya.Saat itulah generator yang terhubung ke gearbox menghasilkan listrik melalui semakin banyak magnet dan kawat tembaga yang terdapat di dalamnya.
Faktor penting yang memainkan peran vital pada kerja mesin ini adalah strukturnya, mengingat jumlah listrik yang dihasilkan tergantung pada ukuran struktur mesin. Semakin besar struktur, maka semakin besar struktur maka semakin besar tenaga yang dihasilkan untuk memutar poros yang berarti semakin besar listrik yang dihasilkan






.



PRINSIP KERJA RICE COOKER

Prinsip kerja rice cooker sebenarnya tidak terlalu rumit, karena hanya merupakan penyaluran energi panas untuk mendidihkan air yang dimasukkan bersama beras. Rice cooker sekarang ini memang sudah sangat populer dan dipakai hampir di setiap rumah. Cara memasak nasi yang sangat praktis dan menghemat banyak waktu membuat rice cooker banyak diminati. Sebelum melanjutkan membaca bantu kami klik gambar di samping.
Negara Indonesia dengan sebagian besar penduduknya menggunakan nasi sebagai makanan pokok memang telah sangat terbantu dengan adanya rice cooker.

Rice cooker adalah peralatan memasak yang tidak bisa dipisahkan dari dapur keluarga Indonesia saat ini. Fungsinya sederhana, namun krusial untuk menghemat waktu, apalagi bagi ibu rumah tangga yang sekaligus bekerja setiap harinya. Alat penanak nasi ini juga adalah salah satu perangkat yang wajib ada di berbagai rumah makan dan restoran, karena masa kini rice cooker sudah bisa digunakan dalam dua fungsi, sebagai menanak nasi dan mode magic jar (menjaga nasi tetap hangat).
Prinsip kerja rice cooker Namun belum banyak juga yang mengetahui Prinsip kerja rice cooker, terutama bagaimana bisa rice cooker tahu bahwa nasi telah matang. Prinsip kerja rice cooker semakin menjadi pertanyaan ketika fitur dalam rice cooker yang dilengkapi dengan fungsi magic jar bisa langsung beralih fungsi saat sudah matang, padahal jumlah beras dan air yang dimasak cukup beragam.
Add caption
Jika Anda termasuk orang yang penasaran dengan Prinsip kerja rice cooker, berikut ini penjelasannya.
Prinsip kerja rice cooker yang digunakan saat ini sebenarnya konsepnya sudah ditemukan pada tahun 1937. Pada tahun tersebut seorang tentara Jepang menciptakan sebuah inovasi dengan membuat alat yang dapat digunakan untuk memasak nasi memakai tenaga listrik. Tentara itu menggunakan prinsip pengubahan energi listrik menjadi energi panas pada sebuah elemen yang berupa lempengan logam. Lempengan logam yang dialiri listrik tersebut menimbulkan panas kemudian dimasukkan ke dalam sebuah wadah kayu anti bocor yang telah diisi dengan beras dan air.
Prinsip alat tersebut hampir sama dengan Prinsip kerja rice cooker masa kini. Tetapi pada saat itu wadah yang digunakan tidak memakai penutup, sehingga proses memasak menjadi sangat lama.
Prinsip kerja rice cooker modern
Sedangkan Prinsip kerja rice cooker modern memang lebih baik karena sekarang ini selan menggunakan prinsip hambatan listrik untuk menimbulkan panas pada lempengan beri (wadah ) jugatelah dilengkapi dengan sensor panas untuk mendeteksi nasi yang dimasak sudah matang atau belum. 
Bila dikategorikan secara umum, ada 6 komponen utama dalam rice cooker dengan fungsinya masing-masing. Yang pertama adalah Cast Heater, bentuknya berupa alat yang menyatu dengan logam. Komponen ini menghasilkan daya sekitar 300-400 watt, tergantung dari jenis rice cooker.
Ini adalah komponen paling penting, rice cooker sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki bila ada kerusakan di bagian ini. Selanjutnya adalah Mica heater / termistor, berwujud heater yang ditutupi dengan sejenis kertas yang berfungsi saat proses pemanasan.
Komponen ini juga berfungsi seperti termistor, memiliki tahanan bertambah besar seiring semakin meningkatnya suhu. Bertambahnya tahanan maka mengurangi tegangan yang masuk dan daya panas yang dihasilkan akan berkurang. Sehingga mampu menjaga panas rice cooker saat warming agar suhunya stabil di kisaran 70-80 derajat celcius.
Selanjutnya adalah Thermostat. Dalam komponen ini terdapat magnet dan pegas, dimana gaya magnet akan lebih besar dari gaya pegas pada suhu ruangan. Bagian metal dari thermostat (bagian yang langsung kontak dengan panci wadah nasi) mengambil sensor panas dari panci apakah suhunya sudah menembus kurang lebih 134 derajat celcius atau belum.
Apabila metal bila terkena suatu panas, maka menyebabkan daya magnet menurun sehingga gaya pegas akan lebih besar dari gaya magnet. Sehingga, pegas menjauh dari magnet lalu menekan tuas, dan terakhir tuas menekan saklar.
Komponen keempat adalah Thermal Fuse, yang berfungsi untuk sebagai pemutus arus bila panas melebihi kewajaran. Salah satunya disebabkan karena adanya kerusakan dalam rice cooker. Selanjutnya adalah Saklar, berfungsi untuk pemindah posisi dari cooking ke warming, atau sebaliknya.
Tombol saklar ditekan oleh tuas yang tergerak otomatis oleh thermostat, atau melalui tombol panel secara manual. Komponen terakhir adalah Panel Lampu Led yang terdiri dari led indikator untuk penunjuk posisi cooking dan warming.
Nah dengan perkenalan singkat komponen rice cooker tadi, kita bergerak ke bagian yang lebih seru: Bagaimana prinsip kerja rice cooker?
Prinsip kerja rice cooker dalam memanaskan tidak jauh berbeda seperti prinsip kerja setrika. Yaitu energi panas dihasilkan dari elemen yang berperan sebagai pengubah energi listrik ke energi panas. Caranya sama persis seperti yang dipakai di atau pemanas air listrik.
Rice cooker bekerja dengan cara menaikkan temperatur air sampai mencapai titik didih air. Panas akan tersalurkan ke dalam panci dimana beras dan air diletakkan. Air akan menguap pada suhu 100 derajat celcius. Pada suhu tersebut, semua air tentu akan habis menguap. Jadi, nasi pun masak tepat saat air di dalam panci sudah habis.
Di bagian bawah rice cooker terdapat komponen thermostat. Thermostat berperan sebagai detektor apakah air sudah menyentuh titik didihnya atau belum. Saat air sudah mencapai titik didihnya (100 derajat celcius), rice cooker akan mempertahankannya beberapa saat untuk membiarkan semua air menguap, lantas menurunkan lagi suhu menjadi sekitar 60 derajat celcius. Dengan tujuan suhu yang tersisa di dalam panci akan digunakan untuk menghangatkan nasi.

Demikian penjelasan mengenai Prinsip kerja rice cooker dalam memasak nasi dan memastikan kematangannya. Semoga bisa memberikan pengetahuan baru bagi Anda yang selama ini mungkin penasaran dengan Prinsip kerja rice cooker.